Sejarah Ekskavator

图 foto1

Material yang digali oleh ekskavator terutama berupa tanah, batubara, lumpur, tanah liat, dan batuan setelah dilonggarkan terlebih dahulu. Dilihat dari perkembangan mesin konstruksi dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan ekskavator relatif cepat, dan ekskavator telah menjadi salah satu mesin konstruksi terpenting dalam konstruksi teknik.
Generasi pertama ekskavator: munculnya motor listrik dan mesin pembakaran internal membuat ekskavator memiliki perangkat listrik yang canggih dan sesuai, sehingga berbagai produk ekskavator lahir satu demi satu. Pada tahun 1899, ekskavator listrik pertama muncul. Setelah Perang Dunia Pertama, mesin diesel juga digunakan pada ekskavator. Ekskavator mekanis yang digerakkan oleh mesin diesel (atau motor listrik) ini merupakan generasi pertama ekskavator.
Generasi kedua ekskavator: Dengan penggunaan teknologi hidrolik yang luas, ekskavator memiliki perangkat transmisi yang lebih ilmiah dan aplikatif. Transmisi hidrolik, menggantikan transmisi mekanik, merupakan lompatan besar dalam teknologi ekskavator. Ekskavator hidrolik pertama di Jerman lahir pada tahun 1950. Transmisi mekanik hidrolik merupakan generasi kedua ekskavator.
Generasi ketiga ekskavator: Penerapan teknologi elektronik yang luas, terutama teknologi komputer, memungkinkan ekskavator memiliki sistem kendali otomatis, dan juga membuat ekskavator berkembang ke arah kinerja tinggi, otomatisasi, dan kecerdasan. Perkembangan mekatronika terjadi sekitar tahun 1965, dan adopsi teknologi mekatronika pada ekskavator hidrolik produksi massal terjadi sekitar tahun 1985, dengan tujuan utama untuk menghemat energi. Elektronik ekskavator merupakan ciri khas generasi ketiga ekskavator.
Komponen ekskavator pada dasarnya terdiri dari dua bagian: komponen mekanik dan komponen elektronik.
1. Komponen mekanis adalah komponen yang sepenuhnya mekanis untuk memberikan dukungan daya, terutama meliputi pompa hidrolik, ember penjepit, lengan derek, trek, mesin, dll.
2. Aksesoris elektronik merupakan bagian kontrol penggerak ekskavator, yang digunakan untuk menggerakkan bagian mekanis agar melakukan pekerjaan yang wajar, terutama meliputi komputer, pengontrol aliran hidrolik, sensor sudut, meteran diesel, sekering, sakelar pengapian, pompa hisap oli, dll.
Komponen mekanis dan komponen kontrol penggerak saling melengkapi. Komponen kontrol elektronik digunakan untuk menggerakkan dan mengkoordinasikan kerja efektif setiap komponen mekanis. Kondisi komponen mekanis tersebut kemudian diumpankan kembali ke komponen kontrol elektronik melalui komponen elektronik, sehingga dapat mengkoordinasikan kerja ekskavator secara lebih efektif untuk mencapai efisiensi kerja tertinggi.
Perangkat kerja merupakan bagian utama dari ekskavator hidrolik. Fungsinya terutama untuk menggali tanah di bawah permukaan tanah, tetapi juga dapat menggali tanah di bawah ketinggian pemotongan maksimum. Selain penggalian, pembuatan parit, dan pemuatan, alat ini juga dapat melakukan pekerjaan perataan lahan sederhana. Operasi penggalian cocok untuk penggalian tanah kelas Ⅰ~Ⅳ, dan metode palu hidrolik atau peledakan diperlukan untuk tanah di atas kelas Ⅴ.
Perangkat kerja backhoe terdiri dari boom, stick, bucket, rocker, connecting rod, dan saluran hidrolik perangkat kerja termasuk silinder boom, silinder stick, dan silinder bucket.

 


Waktu posting: 11 Januari 2022