Ekskavator Buldoser DOOSAN DH225 Kelas 12.9
Detail Produk
| Nama Produk | Ekskavator Buldoser DOOSAN DH225 Kelas 12.9 |
| Model Aplikasi | DOOSAN DH225 |
| Bahan | baja 40 crore |
| Merek | JALE atau Pelanggan Diperlukan |
| Ukuran | Panjang badan: 60 mm Diameter Bodi: M18 Ulir: 1,5 mm |
| Nilai | 12.9 |
| Warna | Hitam atau Sesuai Permintaan Pelanggan |
| MOQ | 180 buah |
| Jumlah dalam kotak | 180 buah |
| Jaminan | 12 bulan |
| Syarat Pembayaran | T/T; L/C; Jaminan Perdagangan Ail; Western Union… |
| Waktu Pengiriman | 15-20 hari (satu kontainer) |
| Kondisi Stok | Stok 10.000 pcs |
Tampilan Detail
Fitur
Ketahanan terhadap Retak dan Ketahanan terhadap Abrasi
Setelah proses pendinginan dan penemperan, pin tersebut menjalani pengerasan induksi frekuensi menengah, yang memastikan kekuatan inti dan ketahanan aus yang cukup pada permukaan luar.
Setelah proses karburisasi, material tersebut menjalani pengerasan induksi frekuensi menengah internal dan eksternal, yang memastikan kekerasan inti yang memadai dan ketahanan aus pada permukaan internal dan eksternal.
Ketahanan Anti Karat Lebih Lama
Bushing bucket asli telah dilap dengan oli anti karat berkualitas baik dan dikemas dengan rapi, sedangkan yang berwarna hitam telah diberi perlakuan elektroforesis, yang memastikan bushing kami dapat tetap awet.
Parameter
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
T: Bagaimana dengan kualitas produk Anda?
A: Menang dengan keandalan! Kami memiliki 20 tahun pengalaman produksi dan 10 tahun pengalaman ekspor, kualitas kami jauh lebih baik daripada beberapa pabrik lain.
T: Berapa waktu pengirimannya?
A: Umumnya, untuk pesanan standar, waktu pengiriman adalah dalam 15 hari kerja setelah menerima pembayaran di muka Anda.
T: Berapa lama harga kami berlaku?
A: Kami adalah pemasok yang ramah, tidak pernah serakah akan keuntungan mendadak. Pada dasarnya, harga kami tetap stabil sepanjang tahun. Kami hanya menyesuaikan harga berdasarkan dua situasi: Kurs USD: RMB bervariasi secara signifikan sesuai dengan kurs mata uang internasional. Produsen menyesuaikan harga mesin karena meningkatnya biaya tenaga kerja dan biaya bahan baku.









